Bus TransJakarta adalah salah satu transportasi umum yang kian digunakan masyakarat Jakarta, khususnya untuk berangkat dan pulang kantor. Tarif angkutan yang murah dan juga dinilai lebih efektif dalam transportasinya maka masyarakat banyak yang menggunakan transportasi ini.
Kasus layanan penyidik swasta kali ini adalah mengenai seseorang klien yang ingin menangkap pelaku “yang menurut dia” kejahatan, di dalam bus TransJakarta.
Klien ini menginginkan segala hal berjalan dengan baik, rapih dan bersih, khususnya ketika ia berada di dalam bus TransJakarta.
Bus TransJakarta Meresahkan
Table of Contents
Seorang klien datang menghubungi jasa detektif swasta Eye Detective, sebut saja Ibu Diana. Dalam pertemuannya kala itu Ibu Diana bercerita bahwa dia mengingingkan pelaku pembuang sampah di dalam Bus TransJakarta agar ditangkap dan diberikan sanksi atas perbuatannya membuang sambah sembarangan.
Lucu memang topik persoalan dalam kasus ini. Unik dan juga aneh. Untuk apa pelaku pembuang sampah diinginkannya?
Pertama, detektif swasta tidak memiliki hak atas penangkapan pelaku kejahatan. Penangkapan hanya dapat dilakukan oleh aparat penegak hukum sesuai dengan Pasal 1, Ayat 20 UU No. 8 Tahun 1981 (KUHAP).
Kedua, pelaku pembuang sampah di Bus TransJakarta saya rasa bukan hanya satu atau dua orang. Puluhan atau bahkan ratusan banyak dilakukan hampir oleh seluruh masyakarat Indonesia.
Baca Juga: Tarif Jasa Penyidik Perselingkuhan Usut Pelakor
Detektif Swasta Diminta Bongkar Kasus BusTransJakarta
Selama bertahun-tahun dirinya wara-wiri di Jakarta dengan menggunakan mobil pribadi, berkendara sendiri dan pada akhirnya menemukan titik jenuh dengan kemacetan Ibu Kota. Ibu Diana memutuskan untuk kemudian menggunakan transportasi massa yaitu Bus TransJakarta.
Tidak sesuai ekspektasi, berbaur dengan berbagai kalangan masyarakat di dalam Bus TransJakarta dirinya geram sendiri. Berminggu-minggu sudah ia menahan emosinya dengan pelaku pembuang sampah yang seringkali ditegur malah tak tahu diri.
Larangan-larangan yang dilanggar membuat Ibu Diana ingin melaporkannya pada pihak management Bus TransJakarta, dan dalam hal ini ia memerlukan bukti.
Disinilah tim investigasi jasa detektif swasta Eye Detective mulai bekerja membantu Ibu Diana untuk mengumpulkan foto dan video pelaku pembuang sampah Bus TransJakarta.
Menyelidiki Kejahatan di dalam Bus TransJakarta
Dari seluruh informasi yang kami terima, kami mendapatkan petunjuk-petunjuk awal yang cukup detail dari nomor bus yang ingin diamati, jam keberangkatan, hingga jam kembali pulang.
Klien meminta agar penyelidik kami mulai melakukan investigasi pada hari Senin jam 5 pagi dimulai dari pull pertama di ujung BSD. Klien mengklaim bahwa pelaku pembuang sampah akan berada pada Bus TransJakarta tersebut.
Investigasi ini bertujuan untuk mengamati dan mendokumentasikan fakta dari klaim berdasar cerita Ibu Diana.
Baca Juga: Jasa Penyelidikan Latar Belakang 1 Hari Selesai Berikan Bukti Nyata
Awal Penyelidikan
Dari akurasi waktu keberangkatan Bus TransJakarta, tim penyidik detektif swasta Eye Detective sejak pagi buta sudah standby dilokasi pull keberangkatan layaknya seorang copet. Kami menunggu nomor Bus TransJakarta yang telah di infokan untuk memulai perjalannya dari pull Bus TransJakarta.
Tim kami memasuki bus tersebut dan bus mulai berjalan. Seiring berjalannya perjalanan, bus mulai berhenti di pemberhentian selanjutnya, lalu beberapa penumpang mulai naik dan memilih tempat duduk dan sebagian memilih untuk berdiri.
Tim mulai melakukan pengamatan untuk melihat siapa-siapa saja yang akan membuang sampah sembarangan dan mempersiapkan kamera tersembunyi sebagai alat dokumentasi.
Sialnya juga, bahwa dalam hal ini pengambilan dokumentasi akan sangat beresiko. Mungkin penumpang yang berdekatan dengan penyidik kami dapat mengira bahwa kami adalah pelaku pengambilan video mesum untuk diedarkan disalah satu situs merah di internet. Lalu tim penyidik kami bisa jadi diamuk oleh massa.
Itulah mengapa strategi, metode dan teknik penyelidikan dalam hal ini dan kasus apapun memang membutuhkan keahlian khusus, walau misalnya dalam subject persoalan terkesan mudah.
-Detektif Jessica
Mengamati Target Pelaku Kejahatan

Seorang wanita yang sedang flu dan bersin-bersin mulai mengambil tissue dari tas selempangnya, membuang kotoran cair dari dalam hidungnya dan jelas terlihat bahwa ia kemudian membuang tissue nya di lantai bus tersebut. Tim kami mendapatkan satu bukti.
Kemudian beberapa orang juga ada yang membuang struk pembayaran bill bus TransJakarta dan juga bungkus permen.
Perjalan yang cukup panjang dan melelahkan mata pada akhirnya membuahkan hasil. Beberapa bukti dari para pelaku pembuang sampah terkumpul cukup banyak.
Detektif Swasta Berhasil Mengumpulkan Bukti Kejahatan Bus TransJakarta
Dokumentasi para pelaku dan waktu kejadian kami berikan secara utuh kepada klien. Mengkonfirmasi kejadian dengan bukti aktual memang lebih meyakinkan untuk melakukan banding.
Namun sayangnya setelah hasil investigasi dan seluruh bukti yang didapat oleh klien diberikan kepada management bus TransJakarta, ia mengklaim bahwa laporannya tidak digubris sama sekali seakan management tidak peduli.
Baca Selengkapnya: Review Ulasan Klien Tentang Eye Detective
Gangguan OCD atau obsesif kompulsif disorder dapat dialami oleh siapa saja. Meski lebih sering terjadi di awal usia dewasa. Penderita OCD terkadang sudah menyadari bahwa pikiran dan tindakannya tersebut berlebihan, tetapi tetap merasa harus melakukannya dan tidak dapat menghindarinya.
Dengan investigasi yang dilakukan, Ibu Diana mendapatkan bukti-bukti dari apa yang menjadi kecemasan dan kekhawatiran berlebihannya.
Namun sayangnya meskipun pemikirannya benar, tetapi peraturan dan pelanggarannya kurang ditindak tegas di Ibu Kota Jakarta ini, apalagi untuk persoalan umum seperti masalah sampah. Mungkin pemerintah sedang sibuk dengan urusan lainnya yang dirasa lebih penting.
Konsultasi & Eksekusi Kasus: ☎️ 0812-9763-1259

