Apakah Anda pernah merasa khawatir dengan informasi dan data pribadi? Maraknya data leakage atau kebocoran data beberapa minggu terakhir sempat membuat masyarakat Indonesia cemas dan risau. Alasan utama yang membuat banyak orang khawatir dengan data-data mereka adalah karena takut disalahgunakan oleh orang yang tidak bertanggungjawab misalnya untuk keperluan kejahatan, pinjam online, dan lain sebagainya.
Tapi tunggu sebentar memangnya apa itu data leakage?
Definisi Data Leakage
Table of Contents
Data leakage adalah suatu kondisi dimana informasi, data baik itu diketahui oleh sejumlah pihak tanpa seizin kita. Bisa terjadi karena disengaja atau tidak disengaja untuk tujuan tertentu dari pihak yang membocorkan data tersebut. Kebocoran data tergolong dalam masalah keamanan yang kerap kali rawan terjadi di era digital seperti sekarang ini.
Adapun untuk contoh data-data yang bocor dalam istilah ini bisa berupa nama lengkap, alamat, nomor rekening, nomor telepon, kata sandi, nomor KTP, nomor KK, dan lain sebagainya.
Apa Penyebab Terjadinya Data Leakage?
Kebocoran data bisa terjadi karena karena berbagai hal, beberapa diantaranya sebagai berikut:
1. Kelalaian Manusia
Human error atau kelalaian manusia adalah faktor utama yang memungkinkan terjadinya data leak. Sebagai contoh pekerja secara tidak sengaja mengirimkan email yang berisi informasi sensitif atau tidak memperhatikan sistem keamanan data dari perangkat yang digunakan. Kurangnya dilakukan pemantauan terhadap kualitas keamanan informasi oleh team profesional juga bisa menjadi salah satu penyabab terjadinya masalah seperti ini.
2. Program Berbahaya
Malicious Software (Malware) adalah program berbahaya yang dibuat oleh pihak tertentu untuk mendapatkan informasi atau data rahasia dari perusahaan, lembaga, atau organisasi tertentu. Malware bisa disisipi pada email, software excutable (.exe, .apk), dan lain sebagainya.
Program berbahaya ini tidak hanya mampu memberikan efek buruk terhadap keamanan data, melainkan secara umum bisa merusak komponen software program yang terdapat di perangkat tersebut sehingga hal ini benar-benar harus diperhatikan oleh semua pihak.
Dampak Kebocoran Data, Sangat Merugikan!
Data leakage memberikan pengaruh besar terhadap kondisi badan usaha atau organisasi tertentu. Kerugian yang dialami tidak hanya dari segi keuangan melainkan berkaitan juga dengan reputasi. Berikut ini beberapa dampak terjadinya kebocoran data dan infomasi.
1. Rusaknya Reputasi Bisnis
Apabila data leakage terjadi pada lingkungan bisnis atau perusahaan maka pengaruhnya langsung terasa. Badan usaha akan dinilai kurang profesional, mempunyai kualitas keamanan yang buruk, dan pada akhirnya kepercayaan konsumen akan berkurang.
Butuh waktu cukup lama untuk mengembalikan “trust” mereka kepada industri bisnis Anda. Oleh karena itu, selagi bisa perhatikan kualitas keamanan informasi mulai detik ini.
2. Kerugian Finansial
Sudah pasti hal ini akan terjadi, faktanya bagian inilah yang paling sering dikeluhkan oleh badan usaha karena akibat kebocoran data memberikan kerugian yang besar. Paling sedikit jutaan rupiah, nilai yang lebih besar bisa mencapai milyaran bahkan tidak terhitung. Apabila perusahaan tidak mampu menstabilkan kondisi maka ada potensi gulung tikar.
3. Produktivitas Terhambat
Kasus kebocoran data bisa menghambat produktivitas badan usaha, tersebarnya informasi, strategi, dan planning rahasia membuat perusahaan perlu mengatur kembali rencana mereka kedepannya. Tentunya selain menghabiskan waktu hal ini juga menguras banyak tenaga.
Cara Untuk Mengatasi Data Leakage Dalam Perusahaan
Mengatasi kebocoran data membutuhkan usaha dan strategi yang terencana, berikut ini sejumlah tahapan yang bisa Anda lakukan untuk memperbaiki kualitas keamanan data yang bisa dilakukan hari ini juga.
1. Meningkatkan Kesadaran Semua Pihak
Dimulai dari hal yang paling mendasar diperlukan adanya sosialisasi untuk menjelaskan kepada karyawan dan anggota lembaga atau organisasi bahwa data leakage adalah ancaman besar yang harus diwaspadai oleh semua pihak. Bentuk dari sosialiasi ini bisa dilakukan secara terjadwal misalnya seminggu sekali dengan waktu yang ditentukan.
Baca juga: 5 Alat Kerja Andalan Detektif
3. Memperhatikan Keamanan Setiap Perangkat
Setiap perangkat baik itu HP atau PC yang berada di lingkungan perusahaan perlu diperhatikan sistem keamanannya. Dengan memperhatikan software yang terinstall, mengelola data dengan baik dengan membuat backup atau pencadangan, dan lain sebagainya.
Apabila diperlukan maka bisa juga memasang sistem endpoint yang merupakan pengamanan data untuk melindungai user dari berbagai perangkat untuk mencegah penggunaan ilegal titik akhir. Evaluasi penggunaan kata sandi juga perlu diperhatikan seringkali banyak staff dan karyawan yang menggunakan kata sandi terlalu mudah sehingga potensi kebocoran data lebih tinggi.
Demikian informasi yang dapat kami sampaikan mengenai data leakage, semoga bisa menjadi penambah wawasan dan informasi para pembaca. Berkaitan dengan kondisi bisnis, kami bisa membantu untuk menyediakan detektif swasta penggelapan aset. digelapkannya aset bisa jadi dipicu karena kebocoran data dan informasi pada badan usaha. Segera hubungi kami konsultasi langsung bersama team penyidik swasta untuk investigasi yang lebih mendalam.

